Percik Embun Di Pepohonan

Berisi cerita-cerita pendek yang ditulis untuk remaja/dewasa dalam berbagai tema.

 

surat merah jambu

MUTIARA KELUARGA: Surat Merah Jambu

Maaf, Ibu. Aku tidak sesempurna keinginanmu…


kasus

MUTIARA KELUARGA: Kasus yang Rumit

Pergilah sedih!


inginmainan

MUTIARA KELUARGA: Aku Ingin Mainan

Ibu, belikan aku mobil-mobilan, ya?


api air

MUTIARA KELUARGA: Menjadi Air Bagi Api

Jika kau api, maka akulah airnya.


berpaling

Ketika Tuhan Memalingkan WajahNya

Apakah orang sholeh yang sudah meninggal pasti masuk surga? Simak kisah pria ini.


Pilihan HatiPilihan Hati

Selama berkawan, Aya selalu mengabaikan perbedaan keyakinannya dengan Daniel. Meskipun diam-diam suka, toh, ia tak membesarkan hati untuk berharap lebih dari sekedar teman. Kemudian, tibalah saat di mana hatinya dihadapkan pada kenyataan bahwa Daniel juga memiliki perasaan yang sama dengannya. Manakah yang akan dipilih Aya? Keyakinannya ataukah cintanya?


KoreanesiaKoreanesia

Bagi Bram, cinta itu hanya boleh diungkapkan pada satu orang yang berhak mendengarnya. Demi idealismenya itu, ia sangat menjaga sikap dan perasaannya terhadap lawan jenis. Namun ketika takdir memperjalankannya ke sebuah negeri asing dan mempertemukannya dengan seseorang yang istimewa, masihkah Bram bersikukuh dengan pendiriannya?

Kisah yang dimuat oleh website Cerpen Islami ini merupakan ‘side story‘ dari novel That Korean Who Cooked Me Bulgogi Noodle.


Menelusuri Jejak JaluMenelusuri Jejak Jalu

Jalu, ayam hutan kesayangan Bapak, lenyap di hutan! Rama dan Rani kelimpungan setengah mati mencarinya. Bahkan nekat masuk hutan hingga tersesat! Apakah mereka berhasil menemukan Jalu? Lalu, mengapa Rama mendengar bunyi derapan kuda dan suara teriakan-teriakan saat tertidur lelap di hutan?


sakura kamiSAKURA Kami

Keindahan persahabatan dalam kebaikan seperti yang dimiliki Rahma dan Kurnia adalah seumpama bunga-bunga Sakura yang sedang mekar di musim semi.  Namun, ketika musim semi bergulir hingga ke musim gugur, persahabatan mereka mulai terhimpit antara realitas dan idealisme. Akankah ‘Sakura’ mereka mampu bertahan, ketika masing-masing telah memilih jalan yang berbeda?

(Dimuat oleh website Cerpen Islami.)


senandungSenandung Biru Pulau Tropis

Zahra dan Mandy, dua gadis berbeda bangsa, dipertemukan oleh jejaring internet. Sama-sama berada di Pulau Lombok untuk berlibur, mereka melakukan perjalanan bersama. Selama itu pula, kedua gadis tersebut mulai merenungkan perbedaan keyakinan mereka. Permusuhan ataukah persahabatan yang berhasil mereka jalin?


BocahbangkubelakangBocah Bangku Belakang

Di sekolah, Damar duduk di bangku paling belakang. Kebanyakan guru menganggapnya anak bandel dan bodoh. Padahal sebenarnya, Damar memiliki cita-cita yang tinggi. Adakah guru yang bersedia membantu Damar untuk meretas masa depannya?


selarik misteriSelarik Misteri Di Pondok Kayu

Pondok kayu yang baru dibeli Taufik kelilingi oleh rumor-rumor gelap. Kematian misterius pemilik sebelumnya? Makhluk penghisap darah? Ah…, Taufik tak peduli pada semua omong kosong itu. Hingga pada suatu malam, ia menyaksikan sendiri sesuatu yang menegakkan bulu tengkuknya!


nasi putihNasi Putih Beraroma Pandan

Hidangan ternikmat bagi Jun adalah sepiring nasi putih hangat beraroma pandan yang ditanak Ibu. Sebab, selain sedap, aroma khas itu mengingatkannya pada pengorbanan Ibu. Sebuah pengorbanan yang bekerja begitu misterius dan tak terduga dalam hidup seorang anak. Menjaganya dari keburukan dunia, meskipun Sang Ibu tak berada di sampingnya.


Miss Boy

Miss Boy

Semenjak kecil, Boy tahu bahwa dirinya berbeda dari bocah lelaki umumnya. Kecuali Intan, hampir semua kawan-kawan mengatai ia banci. Benarkah itu? Boy sendiri tidak mengerti. Sampai suatu hari, ia bertemu dengan Bang Brian, lelaki yang membuka lebar-lebar mata kesadarannya.


RahasiasangpenyeduhkopiRahasia Sang Penyeduh Kopi 

Pak Maryono mempunyai sebuah rahasia penting yang ia sembunyikan dalam pekatnya segelas kopi seduhan tangannya. Pusaran seduhan itu siap menenggelamkan orang-orang yang hatinya sehitam ampas kopi.


teleponuntukfajarTelepon Untuk Fajar

Siapapun mengatakan bahwa Pak Rokhim itu tidak waras. Mengaku-ngaku sebagai bapaknya Presiden Indonesia. Fajar sendiri tak begitu ambil pusing. Ia tetap memperlakukan Pak Rokhim dengan sopan. Hingga pada malam menjelang hari pertama puasa Ramadhan, ponselnya berbunyi. “Selamat malam. Betul ini Adik Fajar Setiawan?”


 

One thought on “Percik Embun Di Pepohonan

  1. Pingback: SPESIAL untuk Pembaca: Daftar Isi Blog Jejak Embun Pagi | Jejak-Jejak Embun Pagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s