Pendidikan, Pengasuhan, dan Kehidupan

Berisi perenungan-perenungan keluarga kami tentang pendidikan, pengasuhan (parenting), dan kehidupan.


wp-1484669887856.jpg

 

 


photogrid_1484168936929

 

 

 


 

photogrid_1481257827877

 

 

 


 

photogrid_1481468103838

 

 

 


bbwtaatNguping BBW Oktober 2016: MEMAKNAI KETAATAN 

Benarkah taat sama dengan patuh? Bahasan Forum Maiyah Bangbang Wetan Surabaya.


bbw-oktNguping BBW Oktober 2016: Pendulum Kehidupan

Kehidupan bergerak seperti pendulum. Sebuah konsep dari Noe “Letto” dalam Forum Maiyah Bangbang Wetan Surabaya.


wp-1476053165659.jpg

Raden Sosrokartono (I): Pangeran Jawa yang Jenius dan Humanis

Riwayat singkat kakak lelaki Raden Ajeng Kartini yang mengagumkan, namun jarang dikenal orang.


wp-1475804750563.jpg3 Mutiara Jawa dalam Lumpur Jaman

Raden Sosrokartono, Ki Ageng Suryomentaram, Pakdhe Soenarto.

 


photogrid_1469378003336_1469378299346.jpgKANCA WINGKING: Merenungkan Peran Lelaki dan Wanita dalam Rumahtangga

Bagaimanakah seharusnya lelaki dan wanita berbagi peranan?


Pecinta Mint

Rumah Pecinta Daun Mint

Sekelumit renungan tentang rumah.

 


bbwapril

NGUPING BBW April 2016: Konsep 3 Lapisan dalam Memandang Hidup

Belajar dari Noe ‘Letto’ dalam menyikapi hidup.


photogrid_1466262088983.jpg

ANAK ADALAH RAJA: Fase Pertama Perkembangan Anak (0-7 Tahun)- Bagian I

Sebuah pemikiran mengenai fase pertama perkembangan anak menurut Rasulullah saw.

photogrid_1466262787465.jpg

ANAK ADALAH RAJA: Fase Pertama Perkembangan Anak (0-7 Tahun)- Bagian II


img_20160401_201854_hdr_1459517203363.jpg

DIY: Membuat Sendiri Kartu Kuartet Upin-Ipin

Suka bermain kartu kuartet, tapi sulit mendapatkannya? Kenapa tidak coba membuat sendiri? Ini dia caranya!


sembelihego

Menyembelih Ego: Jurus Penting dalam Mendidik Anak

Membimbing anak terkadang menjadi suatu hal yang sulit ketika kemauan anak tidak seiring dengan harapan orangtua. Hal ini dapat menyebabkan hubungan yang tegang dan tak nyaman antara keduanya. Kalau sudah begini, apa yang harus kita lakukan?


titik temu

Titik Temu Dua Jalan: Homeschool dan Sekolah

Banyak orang mempertentangkan antara Homeschool dan Sekolah, seolah keduanya adalah dua kutub yang saling bermusuhan. Padahal, dua-duanya sama-sama berposisi sebagai metode pendidikan. Jadi, bagaimana kalau kita coba untuk mencari titik temunya?


Sekolah Itu Candu.jpgAsal-Usul ‘Sekolah’

Berbicara tentang pendidikan, rasanya tidak bisa lepas dari kata sekolah. Saking melekatnya pendidikan dan sekolah, muncullah pemahaman bahwa pendidikan adalah sekolah, dan sekolah adalah pendidikan. Seseorang tidak akan mendapatkan pendidikan bila tidak belajar di sekolah. Apakah cara berpikir seperti itu sudah tepat? Sejarah kemunculan sekolah akan memberikan sedikit petunjuk.


jangan menangis

Jangan Menangis! Anak-Anak dan Airmata

Anak menangis seringkali menjadi masalah bagi orangtua. Sebagian orangtua malah terang-terangan melarang anaknya menangis. Namun, benarkah tindakan ini? Benarkah menangis adalah sesuatu yang buruk, atau justru malah menguntungkan?


DriyarkaraOrangtua Atau Guru?

Pemikiran Profesor Driyarkara tentang pendidikan dan siapa yang seharusnya bertanggungjawab atas hal tersebut.


pendidikan sejati1Mencari Pendidikan Sejati

Tentang perenungan kami mengenai pendidikan sejati. Sebagai usaha mematangkan konsep Pendidikan Berbasis Keluarga yang kami jalankan.

Bagian 1: Tiga Pertanyaan Dasar 

Tiga pertanyaan mendasar yang harus diajukan pada diri sendiri, sebelum memutuskan konsep pendidikan apa yang akan diaplikasikan dalam keluarga.

Bagian 2: Pendidikan Yang Berketuhanan

Hubungan antara prinsip Ketuhanan dan Pendidikan. Sesuatu yang terpisah (berdiri sendiri) ataukah mesti dalam satu kesatuan?


CYMERA_20150506_151635Sentuhan Kecil Ki Hadjar Dewantara dalam Konsep Homeschooling Keluarga Kami

Tentang materi yang kami sajikan dalam acara Ki Hadjar Dewantara Di Masa Kini yang diselenggarakan oleh Klub Sinau. Mengenai prinsip-prinsip pendidikan Ki Hadjar Dewantara yang terkandung dalam pelaksanaan homeschooling/home-learning keluarga kami.


CYMERA_20150502_225358Sang Pembuka Pintu

Tulisan yang dipersembahkan untuk Ibu Maria Magdalena (pendiri Klub Sinauyang telah membukakan banyak pintu bagi keluarga kami.


ki_hajar_dewantara_by_aryakuza-d6hwiwl11 Fatwa ‘Sendi Hidup Merdeka’ Ki Hadjar Dewantara

Tujuan pendidikan yang dikemukakan oleh Ki Hadjar Dewantara adalah Manusia Merdeka. Lantas, apa saja prinsip-prinsip pendidikan yang beliau usung?


wpid-cymera_20141026_201709.jpgHome-Learning: Mengapa Memilih Jalan Ini?

Inilah latar belakang mengapa kami memilih metode Pendidika Berbasis Keluarga/Home-Learning/Homeschooling. Mungkin tidak mencakup keseluruhan, namun bisa mewakili poin-poin utamanya.


missing linkMissing Link: Sebuah Perenungan Tentang Sisi Lain Negara Maju

Jepang dan Korea Selatan adalah dua negara yang sering menjadi kiblat di Indonesia,baik secara pendidikan, perekonomian, maupun kebudayaan (pop). Tulisan ini mencoba merenungkan sisi lain yang berada di balik semua gebyar tersebut.


buah harapan

Bila Buah Tak Semanis Harapan

Setiap orangtua pasti berusaha mendidik anak sebaik mungkin. Tetapi, bagaimana seharusnya orangtua bersikap bila hasilnya tidak sesuai dengan harapan?


tips berbagi Tips Mengajari Anak Konsep Berbagi

Berbagi seringkali menjadi hal sulit bagi anak-anak. Terutama, bila harus berbagi benda/makanan yang disukainya dengan orang lain. Namun, bukan berarti sikap murah hati ini tidak mungkin ditumbuhkan dalam diri anak. Lalu, bagaimanakah caranya?

(Dimuat oleh website Aprinesia.)


Seminar Ayah EdyPilih Anak Pintar Atau Anak Berkarakter? Atau Anak Pintar Dan Berkarakter?

Tulisan tentang Seminar Parenting Ayah Edy di Hotel Gajah Mada Malang pada tanggal 28 Februari 2015. Terbagi menjadi: Bagian 1 dan Bagian 2.


thomas lickonaPendidikan Karakter (Wawancara Early Childhood Today dengan Thomas Lickona, Ph.D)

Terjemahan isi wawancara dengan Thomas Lickona, seorang ahli pendidikan, mengenai Pendidikan Karakter.

 


belajar inggrisBelajar Bahasa Inggris Gaya Bebas

Pengalaman belajar bahasa Inggris dengan anak umur 5 tahun. Tanpa penggunaan buku pegangan wajib, tidak melibatkan guru (selain orangtua), tidak ada metode/kurikulum tertentu, ataupun lembaga kursus. Berusaha memanfaatkan hal-hal yang sudah menjadi keseharian anak. Sehingga, proses pembelajaran menjadi sesuatu yang mengalir dan menyenangkan. (Dimuat oleh website Aprinesia.)

 


no tvNO TV, NO CRY!

Telah 3 tahun lamanya kami sekeluarga hidup tanpa benda elektronik bernama televisi di rumah. Menerapkan kebiasaan NO TV ini tidak berarti kami anti terhadap televisi. Kami memilih untuk mengambil sikap terhadap televisi untuk meminimalisasi dampak buruknya terhadap keluarga kami. (Dimuat oleh website Aprinesia.)


Jiwa pemaafMenumbuhkan Jiwa Pemaaf Pada Anak

Ada kalanya seorang anak enggan memaafkan temannya, meski sang teman sudah meminta maaf. Apakah di kemudian hari, anak akan tumbuh menjadi pribadi pendendam? Lalu, sebagai orangtua, apakah yang sebaiknya kita lakukan? (Dimuat oleh website Aprinesia.)


SekolahpenjajahvspejuangSekolah Penjajah VS Sekolah Perjuangan

Sekelumit gambaran mengenai pendidikan jaman penjajahan Belanda, dengan narasumber langsung dari Nenek Moersidah Darmosoewito.


 

 

 

One thought on “Pendidikan, Pengasuhan, dan Kehidupan

  1. Pingback: SPESIAL untuk Pembaca: Daftar Isi Blog Jejak Embun Pagi | Jejak-Jejak Embun Pagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s