CATATAN PERJALANAN ‘CULTURAL TRIP TO GRISSEE V’ (1): Gresik dan Maulana Malik Ibrahim


Menyisihkan 326 peserta kompetisi penulisan essai berskala nasional yang diselenggarakan oleh sebuah yayasan pecinta sejarah Gresik, Mata Seger, 24 finalis beserta para guru pendamping dari berbagai SMA berkumpul di sebuah aula yang bersebelahan dengan makam Maulana Malik Ibrahim. Hari ini, 22 September 2017, para generasi muda potensial tersebut akan mengikuti kegiatan CULTURAL TRIP GRISSEE V. Acara jalan-jalan menyusuri jejak-jejak sejarah para leluhur Gresik ini dibuka dengan sekelumit kisah tentang awal mulanya. Para peserta undangan dari berbagai instansi dan komunitas turut antusias menyimak.

Penyematan tanda peserta secara simbolik oleh Bapak Kris Adji AW, Ketua Yayasan Mata Seger

Menurut temuan-temuan arkeologis jaman Neolitikum, Gresik tercatat sebagai tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi. Kemiripan desain makam-makam tua di Gresik dengan makam kerajaan-kerajaan Islam luar Nusantara, seperti makam Fatimah binti Maemun dan Maulana Malik Ibrahim, bahkan menghasilkan kesimpulan bahwa jaman dulu Gresik memiliki poros-poros berskala internasional.

Suasana makam Maulana Malik Ibrahim

Akses transportasi yang strategis menjadi magnet bagi banyak orang dari dalam maupun luar negeri, terutama para pedagang. Pantai landai yang dekat dengan lautan luas memudahkan kapal-kapal dari manapun untuk bersandar. Dua anak sungai Bengawan Solo juga siap mengantarkan perahu-perahu menuju jantung kota. Barangkali kemudahan akses tersebut pula yang menjadi salah satu pertimbangan Maulana Malik Ibrahim untuk memulai dakwah di Gresik. Berbekal kedalaman ilmu agama yang dilengkapi dengan kekuatan akhlak, intelektualitas, serta ketrampilan yang mumpuni, beliau berhasil mengembangkan Islam dengan baik di Gresik, tanpa perlu menabrak adat istiadat yang telah mengakar. Tokoh yang pandai mengobati dan membaca peta perbintangan ini juga berhasil memenangkan hati sang raja saat itu, hingga dipercaya sebagai syahbandar yang mengelola kota Gresik.

Goodie Bag: buku Jagad Kiai Gresik, Buku Panduan berisi jadwal-keterangan situs tujuan-lembaran kosong untuk notes, bolpen

(Eryani W.)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s