Hidup Pintar NGEGAS & NGEREM ala Cak Nun


wp-1483503474253.jpg

Judul lengkapnya ‘Hidup itu Harus Pintar Ngegas & Ngerem’. Dikemas dalam nuansa ilustrasi yang terkesan nge-pop dan berwarna, buku ini dengan mudah memikat mata siapapun yang menjumpainya di rak toko buku. Mudah dicerna, seru, dan penuh hikmah adalah kesan ketika saya melakukan pemindaian cepat pada halaman-halamannya. Langsung saja, buku ini saya bawa ke kasir, berijab-kabul, untuk lebih mengekalkan perjodohan kami berdua. Supaya tidak sekedar temu pandang, tetapi bereskalasi menjadi temu makna.

Dibanding dari buku-buku Cak Nun yang lain, buku ini jauh terasa lebih ringan dari segi bahasa penyampaian. Buku-buku seperti Arus Bawah, Indonesia Bagian dari Desa Saya, Jejak Tinju Pak Kyai, dan lain-lain, memiliki susunan kalimat dan pilihan kata yang lebih ‘berat’ bagi saya. Sementara gaya bahasa buku Ngegas & Ngerem lebih mirip seseorang yang tengah bercakap langsung dengan bahasa sehari-hari. Membaca buku ini serasa menonton ceramah-ceramah Cak Nun  yang tersebar di You Tube, namun dalam bentuk tulisan. Apalagi, sebagian materi juga familiar, alias pernah saya dengar sebelumnya.

Bagi Jamaah Maiyah Youtube-iyah seperti saya, tetap saja isi buku ini terasa segar serta mengguncang-guncang isi dada serta kepala, layaknya buku-buku Cak Nun yang lain, tetapi jauh lebih renyah untuk dikonsumsi. Banyak nasihat yang hilang terhanyut arus waktu, saya temukan kembali ketika membaca buku ini. Nasihat-nasihat itu saya renungkan kembali dengan perspektif yang lebih baru, seiring bertambahnya pengalaman hidup. Pemaknaannya pun menjadi lebih membekas dalam hati.

wp-1483501411102.jpg

Bagi yang tertarik mempelajari pemikiran Cak Nun, tetapi merasa berat saat mencerna buku-buku beliau yang lain, baca saja buku ini. Apalagi jika sedang galau tingkat Sun Go Kong tertindih Gunung Lima Jari. Sebab, selain ditulis dalam bahasa sederhana, topik-topik bahasannya juga amat dekat dengan permasalahan yang kita hadapi sehari-hari, sehingga kita bisa mendapatkan kuda-kuda untuk melangkah mantap. Belum lagi sokongan desain tampilan isinya yang apik dan menarik. Pilihan warna lembar buku begitu adem di mata. Di sana-sini, terdapat kejutan lembar halaman dengan warna berbeda dan info-info grafis untuk menggarisbawahi poin-poin penting dari isi buku.

wp-1483503527389.jpg

Tak lupa, saya catat beberapa poin mengenai pendidikan, salah satu bahasan yang selalu saya cari-cari dalam buku-buku Cak Nun (halaman 22):

1. Tidak semua pembelajaran itu bersifat kognitif. Tidak semua pemahaman itu melalui kata. Sebenarnya, pemahaman paling mendalam didapatkan melalui pengalaman dan rasa.

2.Apa beda ilmu (science) dan pengetahuan (knowledge)?  Sebagai contoh, metode/metodologi itu science, tetapi teks-teks wacana itu knowledge. Ibarat truk, knowledge itu bak dan isinya. Sedangkan, science adalah “mesin” truk itu.

3.Kita bersekolah (Cak Nun menyebut ‘kuliah’) supaya mampu hidup. Kemampuan hidup terletak pada mesin kehidupan. Sementara letak mesin kehidupan ada pada otak dan rohani kita. Supaya mesinnya lengkap dan canggih, kita membutuhkan bahan-bahan berupa pengetahuan.

4.Jangan cuma pintar di sekolah, tetapi harus juga pintar hidup bersama orang lain. Banyak orang pintar hidup, padahal tidak pintar di sekolah. Banyak orang pintar di sekolah, tapi tidak pintar hidup.

Pada halaman pengantar viii dicantumkan, Gus Candra Malik pernah mengatakan, “Cak Nun itu menyampaikan kabar langit dengan bahasa yang membumi.” Bagi saya, buku ini adalah cerminan kalimat tersebut.

 

(Eryani Widyastuti)

 

 

 

 

Advertisements

3 thoughts on “Hidup Pintar NGEGAS & NGEREM ala Cak Nun

    • Halo Mbak Effiza, ganti blog nih ceritanya? 🙂
      Iya Mbak. Sama, saya juga suka baca tulisan beliau dan nonton di youtube. Cak Nun itu levelnya sudah guru bangsa/guru rakyat. Hehe. Edisi spesial deh pokoknya. Terimakasih sudah mampir. Ayo semangat nulis terus, Mbak Effiza! 🙂

      Liked by 1 person

      • Hahaha iya mbak cak Nun Maha Guru mbak, mau spritual, budaya, sosial, politik macam2 ya mbak,hehe. Sama2 mbak saya senang baca tulisan2x mbak Eryani, ini saya iseng bikin blog jualan mbak, coba2 asal jadi, nanti mau bikin blog lg utk nulis mbam,hehe jd nomaden blogger saya skrg mbak kwkwk

        Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s