Rumah Pecinta Daun Mint


Pecinta Mint

Rumah yang satu itu nampak remeh, sekaligus mencuri perhatian laiknya helai daun mint segar di atas susu kocok vanila. Di sepanjang jalan, rumah-rumah bersaing meninggikan bangunan dan meniadakan halaman depan maupun belakang, kecuali lantai semen sempit untuk meletakkan pot-pot tanaman ala kadarnya. Sungguh monoton. Semonoton penampilan segelas susu kocok vanila. Perilaku rumah-rumah itu sama. Bersolek sekota mungkin dan tak peduli pagar garasinya memakan badan trotoar.

Tapi, rumah yang satu itu berbeda. Memilih mempertahankan halaman depannya yang bertanah coklat dan ditumbuhi berbagai macam tanaman hijau; kemangi, luntas, kenikir, pohon pepaya, pohon jambu, bebungaan mawar melati, cocor bebek, dan kemuning. Rumah satu lantai itu bertahan untuk menjadi dirinya sendiri dengan gentingnya yang sudah lama ditumbuhi lumut kering dan ubin lantai yang berusia hampir dua puluh tahun. Ia tidak ‘wah’ dan terkesan udik. Namun, orang-orang lewat yang menoleh kemari, hampir selalu menarik napas lega melihat rumah ini. Mereka membatin; jika saja tidak ada prestis yang harus dipertahankan di mata masyarakat yang tengah mengagungkan modernitas, rumah seperti inilah yang mereka rindukan sebagai tempat pulang.

Yah, senikmat-nikmatnya dan sekeren-kerennya meminum susu kocok vanila, lama-lama rasa eneg itu pasti datang juga. Supaya tidak muntah, harus sesekali mengunyah kesegaran daun mint. Maka, jangan heran, jika tempat-tempat wisata alam selalu dijubeli pengunjung saat liburan tiba. Sebab pada asalnya, manusia adalah pecinta kesegaran dan warna hijau. Pecinta daun mint.

(Eryani Widyastuti)


Renungan-renungan singkat lain dalam Kicau, klik di sini.


 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s