12 Kisah 1 Puisi


puisi turki

Mari melanglang imajinasi ke negeri Turki
Negeri dalam lindungan para sultan dan padishah
Memiliki seribu kisah mengandung hikmah
Di mana keajaiban bukan sekedar khayalan
Namun merupakan simbol dari banyak pesan
Yang tertutur turun-temurun lintas generasi

Tersebut kisah para putri yang keindahannya berseri-seri, membuat iri para pendengki
Si Cantik yang setiap kata dari mulutnya menebar kekuntuman mawar merona, dan setiap tangis dari matanya melinangkan butiran mutiara
Harus kuat jiwa melewati derita tipu daya, demi berkumpul kembali bersama keluarga tercinta
Sementara si bungsu Leila, keelokan paras dan hatinya memukau sang surya
Tetap bertahan untuk menyayangi, meski disakiti saudari sendiri

Tak melulu tentang bagaimana sultan bertemu putri, temukanlah kisah balas budi
Seperti Si Burung Gagak yang diselamatkan Nasir dari jaring kematian
Dengan tekun, membantu sang pemuda menyusuri jalan berliku menuju kebahagiaan
Seperti balas budi Anjing-Kucing pada pelindung mereka, Si Gundul pun belajar
Bahwa persahabatan dan kesetiaan lebih berharga daripada segel Sang Raja Ular

Kisah-kisah persahabatan dan kesetiaan, memang tak lekang oleh jaman
Semacam Si Pemanah dan Si Peniup Terompet yang bertikai ketat, mengenai siapa yang lebih hebat
Dalam perang yang mengungkung, tak ada jalan kecuali saling mendukung dan menjaga punggung
Semacam Putri Sultan dan Kamer-taj, Sang Kuda Rembulan penuh keajaiban
Rela mengorbankan diri, demi keselamatan jiwa Sang Putri
Itulah puncak kesetiaan binatang kesayangan yang kuat dan berani

Bilamana hendak mendalami arti kuat dan berani, bacalah dua kisah ini
Bagaimana usaha Kara Mustafa mengalahkan raksasa
Tubuh kecil berhati besar, meraja di atas tubuh besar berhati kecil
Dan tentang Orhan yang tak kenal batas antara nekat dan berani, marabahaya dihadapi tanpa basa-basi
Hingga suatu hari ia terhenyak, ternyata dibutuhkan rasa takut untuk menjadi bijak

Tapi bijak akan percuma, bila tak melindungi yang papa, seperti kisah seorang hoja
Membayar aroma makanan, dengan bunyi emas kepingan, menghindarkan keluarga Hasan dari kemalangan
Bijak belum lengkap bila tak menghormati yang sesama manusia dan suka menganiaya karena punya kuasa
Akibatnya seperti Sang Shahzada, jatuh sakit dan sengsara, tak bahagia meski tinggal di istana
Penawarnya cuma satu, menguak misteri Sang Putri Bisu yang mengenakan cadar lapis tujuh

Tetapi, tak ada yang lebih misteri dari kehidupan itu sendiri
Apakah tujuan hidup manusia? Benarkah mencari bahagia? Ke manakah harus mencarinya?
Murad berpikir harta adalah bahagia, hingga harus berpelesir sampai di bawah kaki piramida Mesir
Namun yang ia sangka ada nun jauh di luar negeri, ternyata ada di halaman rumahnya sendiri
Sayang setelah tanah terdedah, peti berisi emas permata hanya membuat hati gelisah
Deli Dumrul juga berpikiran sama, harta dan kuasa adalah bahagia
Namun, saat Malaikat Maut menjemput, hatinya kecut
Semuanya hampa tiada guna, tak bisa menyelamatkan jiwa
Apakah itu bahagia?
Murad merasakannya, ketika mengubur kembali harta karunnya
Deli Dumrul merasakannya, ketika ia memasrahkan napas terakhirnya pada Yang Kuasa

*Puisi ini dibuat berdasarkan buku Cerita Rakyat Turki (klik di sini untuk tahu lebih lanjut)

(Eryani Widyastuti)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s