Lentera Kecil


 

Lentera Kecil

 

Anakku….

Siapa yang tahu betapa berharganya sebuah jiwa fitrah kecuali Tuhan dan orang-orang yang mau berpikir.

 

Anakku…

Tak cukup. Menumbuhkanmu. Memupukmu.

Aku harus mengenalmu. Aku harus mengenal Fitrah Jiwamu. Supaya aku bisa menuntunmu, melalui jalanmu sendiri.

Lentera tuaku akan terus memandumu. Melalui liku-liku lorong-lorong takdir. Sampai nanti, ia berakhir padam.

 

Kau tahu, lentera ini. Dahulu, aku pikir nyalanya terang sekali.

Lalu kau datang, menggandengku manja. Kau ingin aku menuntunmu.

Saat itulah, aku tahu. Nyala apiku hanya cukup untuk aku sendiri.

Lalu aku, mencuci kaca lenteraku sampai bening. Dengan air mataku.

Lalu aku, mengisi minyaknya banyak-banyak. Dengan daya upayaku.

Lalu lentera ini, menjadi cukup terang untuk diri kita. Akankah di masa depan menerangi dunia pula?

Kau menjawab dengan senyum ceria. Kemudian, berterimakasih padaku, ketika kuhadiahkan sebuah lentera kecil. Cahayanya berkerlip-kerlip. Indah sekali.

Tidak. Kataku. Aku yang harus berterimakasih padamu.

Kau datang dengan cahaya Fitrahmu. Kau membuatku melihat betapa kusamnya kaca lenteraku. Dan, betapa kecilnya nyala apiku.

 

Aku mengerti sekarang. Dengan Fitrahnya, setiap anak dilahirkan menjadi penerang bagi orangtuanya.

Ia tidak membawa lentera apapun. Karena sesungguhnya, ia adalah lentera itu sendiri.

 

Allah adalah Ujung dari semua jalan dan lorong. Tujuan Akhir dari perjalanan kita. Tak kuduga, kaulah yang menuntunku ke Sana.

 

Terimakasih, Lentera Kecilku.

 

[Eryani Widyastuti]

 

———————————————————————————————————-

Ingin membaca puisi-puisi lain? Klik di sini.

———————————————————————————————————–

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s